Hukuman Persebaya Laga Tandang tanpa Bonek
Komisi disiplin PSSI menjatuhkan hukuman kepada Persebaya empat tahun laga tandang tanpa bonek di semua level kompetisi. Hal itu disebabkan karena banyak pelanggaran yang dilakukan oleh bonek.
Beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh suporter persebaya itu antara lain masuknya seorang bonek ke lapangan saat pertandingan Persebaya melawan Pelita Jaya di Stadion Singaperbangsa, Karawang. Bonek juga melakukan kerusuhan di luar stadion saat pertandingan tersebut berlangsung.
Aksi Bonek yang memang benar-benar “bondho nekat” tidak berhenti sampai di situ. Bonek kembali berulah saat Persebaya hendak tampil di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Ketika menumpang kereta api (KA), ratusan bonek sempat melukai seorang wartawan dengan lemparan batu di Stasiun Purwosari, Solo, dan menjarah dagangan pedagang kaki lima di Stasiun Wates.
Panitia pelaksana pertandingan pun dibuat stress dengan ulah bonek. Sekitar 7000 tidak membayar tiket hingga panitia pelaksana pertandingan menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. Derita panitia pelaksana pertandingan tidak berhenti sampai di situ. panitia pelaksana pertandingan juga menanggung akomodasi, transportasi bonek di dalam kota, dan tiket pemulangan bonek dengan KA. Bahkan derita panitia pertandingan pun bertambah. Panitia pertandingan didenda komisi disiplin Rp. 20 juta rupiah karena membiarkan bonek membuat kerusuhan.
